Sabtu, 15 Oktober 2011

Cari Tau Tentang IQ

Menurut David Wechsler, inteligensi adalah kemampuan untuk bertindak secara terarah, berpikir secara rasional, dan menghadapi lingkungannya secara efektif. secara garis besar dapat disimpulkan bahwa inteligensi adalah suatu kemampuan mental yang melibatkan proses berpikir secara rasional. Oleh karena itu, inteligensi tidak dapat diamati secara langsung, melainkan harus disimpulkan dari berbagai tindakan nyata yang merupakan manifestasi dari proses berpikir rasional itu.
Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi inteligensi adalah :

Faktor bawaan atau keturunan
Penelitian membuktikan bahwa korelasi nilai tes IQ dari satu keluarga sekitar 0,50. Sedangkan di antara 2 anak kembar, korelasi nilai tes IQnya sangat tinggi, sekitar 0,90. Bukti lainnya adalah pada anak yang diadopsi. IQ mereka berkorelasi sekitar 0,40 - 0,50 dengan ayah dan ibu yang sebenarnya, dan hanya 0,10 - 0,20 dengan ayah dan ibu angkatnya. Selanjutnya bukti pada anak kembar yang dibesarkan secara terpisah, IQ mereka tetap berkorelasi sangat tinggi, walaupun mungkin mereka tidak pernah saling kenal.
Faktor lingkungan
Walaupun ada ciri-ciri yang pada dasarnya sudah dibawa sejak lahir, ternyata lingkungan sanggup menimbulkan perubahan-perubahan yang berarti. Inteligensi tentunya tidak bisa terlepas dari otak. Perkembangan otak sangat dipengaruhi oleh gizi yang dikonsumsi. Selain gizi, rangsangan-rangsangan yang bersifat kognitif emosional dari lingkungan juga memegang peranan yang amat penting.
Inteligensi dan IQ
Orang seringkali menyamakan arti inteligensi dengan IQ, padahal kedua istilah ini mempunyai perbedaan arti yang sangat mendasar. Arti inteligensi sudah dijelaskan di depan, sedangkan IQ atau tingkatan dari Intelligence Quotient, adalah skor yang diperoleh dari sebuah alat tes kecerdasan . Dengan demikian, IQ hanya memberikan sedikit indikasi mengenai taraf kecerdasan seseorang dan tidak menggambarkan kecerdasan seseorang secara keseluruhan.
Skor IQ mula-mula diperhitungkan dengan membandingkan umur mental (Mental Age) dengan umur kronologik (Chronological Age). Bila kemampuan individu dalam memecahkan persoalan-persoalan yang disajikan dalam tes kecerdasan (umur mental) tersebut sama dengan kemampuan yang seharusnya ada pada individu seumur dia pada saat itu (umur kronologis), maka akan diperoleh skor 1. Skor ini kemudian dikalikan 100 dan dipakai sebagai dasar perhitungan IQ. Tetapi kemudian timbul masalah karena setelah otak mencapai kemasakan, tidak terjadi perkembangan lagi, bahkan pada titik tertentu akan terjadi penurunan kemampuan.
Pengukuran Inteligensi
Pada tahun 1904, Alfred Binet dan Theodor Simon, 2 orang psikolog asal Perancis merancang suatu alat evaluasi yang dapat dipakai untuk mengidentifikasi siswa-siswa yang memerlukan kelas-kelas khusus (anak-anak yang kurang pandai). Alat tes itu dinamakan
Tes Binet-Simon . Tes ini kemudian direvisi pada tahun 1911.
Tahun 1916, Lewis Terman, seorang psikolog dari Amerika mengadakan banyak perbaikan dari tes Binet-Simon. Sumbangan utamanya adalah menetapkan indeks numerik yang menyatakan kecerdasan sebagai rasio (perbandingan) antara mental age dan chronological age. Hasil perbaikan ini disebut Tes Stanford_Binet. Indeks seperti ini sebetulnya telah diperkenalkan oleh seorang psikolog Jerman yang bernama William Stern, yang kemudian dikenal dengan Intelligence Quotient atau IQ
. Tes Stanford-Binet ini banyak digunakan untuk mengukur kecerdasan anak-anak sampai usia 13 tahun.Salah satu reaksi atas tes Binet-Simon atau tes Stanford-Binet adalah bahwa tes itu terlalu umum. Seorang tokoh dalam bidang ini, Charles Sperrman mengemukakan bahwa inteligensi tidak hanya terdiri dari satu faktor yang umum saja (general factor), tetapi juga terdiri dari faktor-faktor yang lebih spesifik. Teori ini disebut Teori Faktor (Factor Theory of Intelligence) . Alat tes yang dikembangkan menurut teori faktor ini adalah WAIS (Wechsler Adult Intelligence Scale) untuk orang dewasa, dan WISC (Wechsler Intelligence Scale for Children) untuk anak-anak.
Di samping alat-alat tes di atas, banyak dikembangkan alat tes dengan tujuan yang lebih spesifik, sesuai dengan tujuan dan kultur di mana alat tes tersebut dibuat.
Inteligensi dan Bakat
Inteligensi merupakan suatu konsep mengenai kemampuan umum individu dalam menyesuaikan diri dengan lingkungannya. Dalam kemampuan yang umum ini, terdapat kemampuan-kemampuan yang amat spesifik. Kemampuan-kemampuan yang spesifik ini memberikan pada individu suatu kondisi yang memungkinkan tercapainya pengetahuan, kecakapan, atau ketrampilan tertentu setelah melalui suatu latihan. Inilah yang disebut Bakat atau Aptitude. Karena suatu tes inteligensi tidak dirancang untuk menyingkap kemampuan-kemampuan khusus ini, maka bakat tidak dapat segera diketahui lewat tes inteligensi.
Alat yang digunakan untuk menyingkap kemampuan khusus ini disebut tes bakat atau aptitud e test . Tes bakat yang dirancang untuk mengungkap prestasi belajar pada bidang tertentu dinamakan Scholastic Aptitude Test dan yang dipakai di bidang pekerjaan adalah Vocational Aptitude Test dan Interest Inventory. Contoh dari Scholastic Aptitude Test adalah tes Potensi Akademik (TPA) dan Graduate Record Examination (GRE) . Sedangkan contoh dari Vocational Aptitude Test atau Interest Inventory adalah Differential Aptitude Test (DAT) dan Kuder Occupational Interest Survey.
Sumber : http://www.dwifajar.co.cc/
Jangan Lupa singgah disini : Enak Githo

Menjadi Pria Ulung dalam menaklukkan Wanita

Gombal  dapat dianalogikan sebagai kata-kata yang hanya untuk membuat orang lain merasa tersanjung, bahkan merasa melayang-layang di awang-awang. But, dalam realita hidup ketika kita berkomentar apa adanya tentang diri seseorang terkadang dapat membuat si pendengar kurang enak hati, bahkan tidak friendship gitu.

So terkadang kegombalan diperlukan juga untuk membina hubungan, baik hubungan pertemanan, persahabatan, maupun hubungan berpacaran. Khususnya kaum Hawa mayoritas sangat senang kalau di gombalin gitu ! Nah bagi kaum Adam yang seneng ngegombal dihapalin aja kalimat-kalimat gombal berikut ini ;
# Hari ini aku dapat kabar dari surga, kalau salah satu bidadarinya hilang, tapi tenang aku tidak akan kasi tau kalau dirimu ada di sini di hatiku.
# Kau adalah bidadari yang dikirimkan Allah kepadaku, aku bersyukur karena dirimu telah adalah pilihan Ilahi sebagai penghias hidup dunia dan akhiratku.
# Malam inikukirimkan cinta suciku bersama hembusan angin teduh, kusalurkan kasih sayangku melalui pori-pori juiwaku untuk bekal tidur yang kau jenjang dalam dekapan kasih jiwaku.
# Jika aku disuruh  memilih... "antara bernapas dan mencintaimu" dengan menggunakan napas terakhirku aku mengatakan " aku mencintaimu".
 Nah itu dia kalimat-kalimat sakti untuk membuat kaum hawa klepek-klepek. Tapi intinya bukan itu yang paling perlu. Kaum Hawa butuh yang nyata pada diri kaum Adam untuk di taklukkan.

Baca Juga yang atu ini : Asyik Lho

Mengupas Makna Di Balik Cerita Rakyat Tuak Tegodek-godek dan Tuak Tuntel-untel (Kodok VS Monyet)

Dalam posting kali ini, saya mencoba mengangkat sebuah cerita rakyat sasak yang selalu menjadi cerita turun temurun dikalangan orang-orang tua sasak. Cerita ini sudah menjadi cerita pengantar tidur untuk anak-anak sasak.

Cerita ini adalah sebuah cerita nasehat yang dikemas dalam simbol binatang kodok (sasak :Lepang) dan Monyet (sasak: Godek) sebagai ikon pemeran utamanya. Menurut saya pemakaian ikon kedua binatang ini menjadi simbol pemeran disebabkan karakter dari kedua binatang ini yang sesuai dengan nasehat yang ingin disampaikan. Kalau kita perhatikan Kodok adalah sosok binatang yang rajin dan memiliki sifat gotong royong dan kekompakan yang tinggi, perhatikan saja pada musim hujan kodok selalu bersama-sama menyuarakan suara kompaknya dengan irama yang saling bersahutan setiap malam. Sedangkan Monyet dikenal dengan kerakusan dan kemalasannya dan selalu berdikari dalam segala hal.
Isi Cerita : Dikisahkan pada suatu hari disebuah kampung diceritakan hidup dua bersahabat yang tinggal bertetangga. Disuatu pagi ketika semua orang kampung keluar mencari nafkah, dua bersahabat ini (tuak tegodek-godek dan tuak tuntel-untel) juga akan keluar untuk mencari rezeki untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya.
Tuak tegodek-godek : Apa kabar pagi ini ya ahi ?
Tuak tuntel-untel      : Alhamdulillah sehat dan segar, Antum bagaimana ya ahi?
Tuak tegodek-godek : Ya beginilah diriku, seperti yang ahi lihat. Bagaimana program hari ini ? Ana    ada usul, Bagaiman kalau hari ini kita pergi ke sungai mencari pohon pisang yang hanyut untuk ditanam ?
Tuak tuntel-untel     :  Boleh tuh, let's go my brother !
Akhirnya kedua bersahabat ini berjalan bersama menuju sungai untuk mencari pohon pisang yang hanyut. Dan ketika sudah sampai di sungai mereka menunggu beberapa saat dan pucuk di cinta ulampun tiba, sebatang pohon pisang terlihat terapung-apung dari hulu sungai. Kemudian mereka menangkapnya dan membawanya naik ke pinggiran sungai.
Pohon pisang tersebut di bagi dua, dan karena kerakusan dan kemalesan serta sifat egosentrik sang monyet (tuak tegodek-godek) yang dungu dia memilih bagian atas dari pohon pisang tersebut dengan alasan kalau milih ujung pisangnya akan cepat berbuah.
Dan berkat kesabaran dan kecerdasan sang kodok (tuak tuntel-untel) dia mengambil batang pisang bagian bawah, karena dia tau kalau pisang dapat berbuah jika yang ditanam adalah bagian bawahnya.
Setelah pembagian selesai mereka berdua pulang dengan masing-masing bagiannya, dan sesampai di rumah Tuak tuntel-untel (kodok) menanam batang pisangnya dan di rawat setiap hari dengan telaten. Tapi sebaliknya Tuak tegodek-godek (monyet) menggantung pohon pisangnya diatas pohon, katanya biar cepat tinggi.
Setiap hari tuak tegodek-godek datang kerumah tuak tuntel-untel untuk menanyakan kabar tanaman pisangnya, dan ttuak tuntel-untel selalu memberi tahukan setiap perkembangan dari pohon pisangnya dan tuak tegodek-godek selalu berkomntar sama seperti yang di ceritakan tuak tuntel-untel mengenai kondisi pohon pisangnya sehingga tuak tuntel-untel merasa bersukur atas upaya temannya yang mengikuti kesabaranya.
Dan setelah beberapa bulan, pohon pisang tuak tuntel-untel(si kodok) berbuah dan matang, kabar itu diketahui oleh tuak tegodek-godek (si monyet). Dan sperti biasa dia mengatur siasat untuk mengakali temannya yang telah berhasil.
Keesokan harinya si monyet mendatangi rumah si kodok dan menawarkan diri untuk mengambilkan buah pisangnya yang matang, karena si kodok tidak bisa naik. Dengan gembira si kodok menerima tawaran temannya, karena dia sendiri tidak bisa memanjat. Akhir kata si monyet dengan sigap melompat keatas pohon dan mengambil satu persatu buah pisang yang matang dan langsung di makannya.
Dengan bersedih si kodok meminta agar si monyet memberikan sebagian dari buah pisangnya, tapi karena kesombongan dan keserakahannya dia hanya memberikan kulitnya saja kepada si kodok, sampai buah pisang nya habis. Dan si kodok hanya mengelus dada dengan keadaan yang menimpanya sambil berucap " Semoga Allah memaafkan dosa dan kekeliruan sahabatku "

Pelajaran Yang bisa diambil dari cerita si kodok dan si monyet
Seperti biasa para orang tua sasak setelah menceritakan kisah ini selalu memberikan nasehat-nasehat yang berkaitan dengan bagaiman kita hidup sebenarnya dalam perjalanan dunia ini, seperti perilaku si kodok. Dan memesankan kepada anak-anaknya jangan pernah menjadi si monyet yang serakah dan sombong.
Mohon di renungi " Kini kehidupan ala cerita diatas banyak kita lihat, dimana orang-orang rela menghianati persahabatan hanya untuk sebuah kekuasaan, pada saat belum berkuasa si monyet dengan santun dan sabar mencari dukungan dan partisipan, dan setelah di pucuk kekuasaan jangan kan menyapa, melirik aja ogah kepada orang-orang yang telah menemaninya dalam mencapai kekuasaan itu" Kata nya sih nggak level gitu lho........ bergaul ama kamu..
Subhanaallah.......








Jumat, 14 Oktober 2011

Tips Membangun Motivasi diri


Cita-cita atau tujuan hidup ini hanya bisa diraih jika Anda memiliki motivasi yang kuat dalam diri Anda.

Tanpa motivasi apa pun, sulit sekali Anda menggapai apa yang Anda cita-citakan. Tapi tak dapat dipungkiri, memang cukup sulit membangun motivasi di dalam diri sendiri. Bahkan, mungkin Anda tidak tahu pasti bagaimana cara membangun motivasi di dalam diri sendiri. Padahal, sesungguhnya banyak hal yang dapat dilakukan untuk menumbuhkan motivasi tersebut. Caranya…? coba simak kiat berikut ini:
Ciptakan Sensasi
Ciptakan sesuatu yang dapat “membangunkan” dan membangkitkan gairah Anda saat pagi menjelang. Misalnya, Anda berpikir esok hari harus mendapatkan keuntungan 1 milyar rupiah. Walau kedengarannya mustahil, tapi sensasi ini kadang memang semangat Anda untuk berkarya lebih baik lagi melebihi apa yang sudah Anda lakukan kemarin.
Kembangkan Terus Tujuan Anda
Jangan pernah terpaku pada satu tujuan yang sederhana. Tujuan hidup yang terlalu sederhana membuat Anda tidak memiliki kekuatan lebih. Padahal, guna meraih sesuatu Anda memerlukan tantangan yang lebih besar untuk mengerahkan kekuatan Anda yang sebenarnya. Tujuan hidup yang besar akan membangkitkan motivasi dan kekuatan tersendiri dalam hidup Anda.
Tetapkan Saat Kematian
Anda perlu memikirkan saat kematian meskipun gejala ke arah itu tidak dapat diprediksikan. Membayangkan saat-saat terakhir dalam hidup ini sesungguhnya merupakan saat-saat yang sangat sensasional. Anda dapat membayangkan ‘flash back’ dalam kehidupan Anda. Sejak Anda menjalani masa kanak-kanak, remaja, hingga tampil sebagai pribadi yang dewasa dan mandiri. Jika Anda membayangkan ‘ajal’ Anda sudah dekat, maka akan memotivasi Anda untuk berbuat lebih banyak lagi selama hidup Anda.
Tinggalkan Teman yang Tidak Perlu
Jangan ragu untuk meninggalkan teman-teman yang tidak dapat mendorong Anda mencapai tujuan. Sebab, siapa pun teman Anda, seharusnya mampu membawa Anda pada perubahan yang lebih baik. Ketahuilah, bergaul dengan orang-orang yang optimis akan membuat Anda berpikir optimis pula. Bersama mereka, hidup ini terasa lebih menyenangkan dan penuh motivasi.
Hampiri Bayangan Ketakutan
Saat Anda dibayang-bayangi kecemasan dan ketakutan, jangan melarikan diri dari bayangan tersebut. Misalnya, selama ini Anda takut akan menghadapi masa depan yang buruk. Datang dan nikmati rasa takut Anda dengan mencoba mengatasinya. Saat Anda berhasil mengatasi rasa takut, saat itu Anda telah berhasil meningkatkan keyakinan diri bahwa Anda mampu mencapai hidup yang lebih baik.
Ucapkan “Selamat Datang” pada Setiap Masalah
Jalan untuk mencapai tujuan tidak selamanya semulus jalan tol. Suatu saat, Anda akan menghadapi jalan terjal, menanjak, dan penuh bebatuan. Jangan memutar arah untuk mengambil jalan pintas. Hadapi terus jalan tersebut dan pikirkan cara terbaik untuk bisa melewatinya. Jika Anda memandang masalah sebagai sesuatu yang mengerikan, Anda akan semakin sulit termotivasi. Sebaliknya, bila Anda selalu siap menghadapi setiap masalah, maka Anda seakan memiliki energi dan semangat berlebih untuk mencapai tujuan Anda.
Mulailah dengan Rasa Senang
Jangan pernah merasa terbebani dengan tujuan hidup Anda. Coba nikmati hidup dan jalan yang Anda tempuh. Jika sejak awal Anda sudah merasa ‘tidak suka’, maka rasanya, motivasi hidup tidak akan pernah Anda miliki.
Berlatih dengan Keras
Tidak bisa tidak, Anda harus berlatih terus bila ingin mendapatkan hasil terbaik. Pada dasarnya, tidak ada yang tidak dapat Anda raih jika Anda terus berusaha keras. Semakin giat berlatih, semakin mudah pula mengatasi setiap
kesulitan.
Kesimpulan: motivasi adalah ‘sesuatu’ yang dapat menumbuhkan semangat Anda dalam rangka mencapai tujuan. Dengan motivasi yang kuat di dalam diri sendiri, Anda akan memiliki apresiasi dan penghargaan yang tinggi terhadap diri dan hidup ini. Sehingga Andapun tidak ragu lagi melangkah mencapai tujuan dan cita-cita hidup Anda..
6 Tips motivasi
Secara ringkas, motivasi adalah semangat pendorong untuk melakukan sesuatu. Berikut ini adalah beberapa tips motivasi yang semoga bermanfaat.
1.  Selalu bersyukur akan apa yang kita dapatkan.
Mungkin hal ini adalah sederhana, namun sangat memotivasi diri kita saat kita terpukul atau terjatuh dengan target-target yang dinanti-nanti dan diharapkan untuk terjadi, tapi faktanya meleset. Pengungkapan syukur melalui 3 cara.
  • Dengan hati. Lihatlah sekeliling kita yang ada dibawah kita. Yakin hal ini akan membuat hati kita lembut dan mensyukuri akan nikmat-nikmat yang oleh sebagian orang tidak dapat menikmatinya.
  • Dengan lisan, dengan ucapkan alhamdulillah. Nikmat yang kita rasakan tidak akan kita peroleh tanpa seijin dari pemilik tubuh kita, pemilik jasad kita, juga pemilik ruh kita. Trus kita ini siapa? Kita adalah makhluk yang diberi pinjaman untuk dapat berkarya, dan membagikan kebahagiaan kepada orang lain.
  • Dengan perbuatan. Syukur dengan membagikan kebahagiaan kepada orang lain. Rasakanlah kebahagiaan yang timbul saat kita dapat melihat kebahagiaan yang muncul melalui tangan kita. Ada rasa menyeruak dalam dada merasakan bahagia meski buliran air mata mengalir tidak terasa. Jika kita pernah merasakannya, ulangi ulangi dan ulangi.
2. Lakukan apa yang kita minati.
Hal ini akan memotivasi kita untuk melakukannya. Karena dengannya kita merasa enjoy, dan dengannya tak kan ada rasa bosan dan letih. Banyak dari saudara kita yang mereka bekerja karena tuntutan, bukan karena mereka menyukainya. Dari hasilnya kita akan tahu mana yang bekerja karena menyukainya, atau bekerja karena tuntutan. Orang bekerja dengan diikuti rasa senang, akan menambahkan detil-detil secara sukarela.
3. Jika tidak seperti yang kita inginkan.
Yakinkan pada diri sendiri, jika posisi ini adalah step awal menuju yang kita inginkan. Tentunya ada hikmahnya. Apapun keadaanannya. Tetap lakukan yang terbaik yang kita bisa, karena itu memperlihatkan kualitas kita.
4. Cermati, perhitungkan, dan tangkap peluang yang ada.
Setiap kita memiliki peluang-peluang menuju sukses. Namun hanya sedikit orang yang mampu memanfaatkan peluang itu. Terkadang kita melihat ada peluang, namun memiliki keterbatasan, misal keterbatasan modal, keterbatasan keahlian dan lain-lain. Itulah gunanya bermasyarakat, adanya berinteraksi, bersosialisasi, dan bertolong-menolong. Dengan bekerja sama tentu akan  menghasilkan yang positif sesuai target dan keinginan bersama. Asah terus kemampuan untuk melihat peluang.
5. Berkumpul dengan orang yang bermotivasi.
Prinsip ini sama dengan istilah penjual minyak wangi akan berbau wangi dengan sendirinya.
6. Selalu dekatkan diri pada Allah.
Adakalanya dalam berusaha mengalami pasang surut. Hambatan dan rintangan dalam melangkah. Pastikan pada diri sendiri bahwa semua itu ada hikmahnya. Mungkin sajakan itu adalah cara Allah untuk mendidik kita. Kita tidak akan dididik seperti di bangku sekolah, tapi kita dididik melalui peristiwa-peristiwa. Kita akan mendapatkan pelajaran dari universitas yang skalanya lebih besar. yaitu universitas kehidupan.
Semoga kita termasuk orang-orang yang dapat memberi manfaat kepada orang lain.  Semoga Allah mengijinkannya.. Amin..
Tidaklah sesuatu berubah jika tidak mulai bertindak, dan kapankah waktu yang paling sesuai untuk memulainya jika bukan saat ini.

Sasak Lama dan sasak Modern

Orang Sasak adalah nama sebutan untuk orang-orang yang lahir dari keturunan Lombok, artinya setiap orang yang lahir dari hasil perkawina Perempuan Lombok dan Pria Lombok asli (tulen).
Mengenai sejarah dan asal usul dari orang sasak sendiri bisa di baca disini. Pada posting pertama ini akan saya coba bahas tentang perbedaan antara karakter dan mind set orang sasak lama dan orang sasak modern. Tapi sebelum itu saya minta maaf karena tulisan ini agak ngawur, hal ini karena saya secara pribadi masih belajar., mohon di maklumi.
Sasak Lama dapat dikatakan sebagai simbol keagungan dari manusia sasak sendiri, orang sasak bisa mengatakan sebagai sasak melik (baca:sasak sakti).Hal ini terbukti dari beberapa cerita atau babad dari suku sasak sendiri. Dan hal ini tercermin dari pemberian nama pada pulau Lombok yang bermakna Lurus, jujur, dan tidak neko-neko. Papuk Balok (baca:nenek moyang) orang sasak adalah orang-orang yang melik (sakti) dan lurus.
Sejalan dengan perkembangan teknologi, dan pengaruh akulturasi budaya, warna dasar orang sasak semakin pudar sejalan dengan majunya ilmu pengetahuan dan teknologi. Semoga sasak dapat terselamatkan amin.......

Rabu, 05 Oktober 2011

Kurang Kondusif, Alasan Bakrie Life Belum Mampu Bayar Utang

Tidak seperti adira suransi kendaraan terbaik Indonesia, JAKARTA - PT Asuransi Jiwa Bakrie Life (BL) menuturkan alasan belum bisanya perseroan melunasi kewajiban pembayaran terhadap nasabah dikarenakan kondisi daripada BL sendiri dan pemegang saham kurang kondusif.

"Kami memang belum bisa bayar kewajiban yang jatuh tempo sekira Rp80 miliar karena kondisi kami serta pemegang saham yang umumnya kurang kondusif sehingga saat ini belum memungkinkan untuk kami dapat membayarnya," ungkap Direktur Utama Bakrie Life, Timoer Soetanto melalui pesan elektroniknya kepada okezone, beberapa waktu lalu.

Pada akhir pekan lalu, BL kembali dipanggil oleh Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga keuangan (Bapepam-LK) guna dimintai keterangan dan penjelasan atas keterlambatan dan rencana pembayarannya.

Seperti diungkapkan di atas, kondisi perusahaan dan pemegang saham yang kurang kondusif saat ini menyebabkan BL belum bisa membayar kewajibannya terhadap nasabah.

Timoer menambahkan, BL pun akan terus mengusahakan untuk membayar kewajiban terhadap nasabah tersebut meskipun sebagian. Namun di sini, Timoer tidak memberi waktu yang pasti dan berapa kisaran jumlah yang akan dibayarkan nantinya.

Menurutnya, Bapepam-LK pun menekankan harus dilakukan pembayaran terhadap nasabah secepatnya mengingat sudah terlalu lama dan tertunda. Selain itu, Bapepam-LK pun meminta laporan tertulis tentang keterlambatan dan rencana-rencana pembayaran selanjutnya.

Tambahnya, batas waktu untuk pembayaran pun tidak berubah. Menurut jadwal yang ditetapkan, batas waktu pembayaran adalah pada tahun depan.

"Batas waktu seluruhnya kalau tidak ada perubahan menurut jadwal adalah tahun depan. Yang diwajibkan dan ditekankan Bapepam adalah yang sudah jatuh tempo atau yang tertunggak agar dapat dibayarkan secepatnya," pungkasnya.

Sabtu, 17 September 2011

Honda Motor Masih Punya Dua Model Baru Tahun Ini


JAKARTA, KOMPAS.com - Setelah meluncurkan Supra 125 X Helm In ke pasar sepeda motor domestik, ternyata PT Astra Honda Motor (AHM) masih belum kehabisan amunisi produk baru. Sampai akhir tahun, pemimpin pasar nasional ini masih punya dua model baru untuk melengkapi portofolionya.

Hal ini disampaikan langsung Yusuke Hori, Presiden Direktur AHM menjawab pertanyaan Kompas.com ketika ditanyai dua model baru di Gelora Bung Karno, Jakarta Selatan, kemarin (14/9/2011). "Kira-kira seperti itu," jawab Hori singkat.

Konon, kedua model baru tersebut dibekali teknologi PGM-FI (injeksi), dan masing-masing mengisi segmen skutik dan bebek. Sayang, Hori belum mau membocorkan detailnya.[sumber]

Followers

 

Copyright © 2009 by Tkp News

Template by Blogger Templates | Powered by Blogger